Sentani, Jayapura — Bupati
Jayapura Yunus Wonda menolak tegas rencana aksi demonstrasi yang disebut akan
digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di wilayah Kabupaten Jayapura.
Penolakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan,
ketertiban, serta kondusivitas masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun
(HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.
Yunus Wonda meminta seluruh
elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun
situasi yang berkembang menjelang momentum peringatan kemerdekaan. Ia
menekankan pentingnya menjaga ketenangan agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung
secara normal tanpa terganggu oleh aksi yang berpotensi menimbulkan keresahan.
Selain kepada masyarakat, Bupati
Jayapura juga mengajak gereja-gereja di wilayah Kabupaten Jayapura untuk
mengambil peran dalam menjaga kedamaian. Ia meminta para tokoh agama mengajak
seluruh jemaat agar tidak terlibat dalam aksi demonstrasi dan bersama-sama
menciptakan suasana yang aman serta kondusif di tengah masyarakat.
Menurut Yunus, peran tokoh agama
memiliki arti penting dalam menjaga stabilitas sosial. Pesan-pesan perdamaian
yang disampaikan melalui gereja dinilai dapat membantu masyarakat menyikapi
berbagai perkembangan secara bijak serta menghindari tindakan yang dapat memicu
ketegangan di lingkungan masing-masing.
Yunus Wonda juga meminta KNPB
untuk tidak menggelar aksi demonstrasi. Ia berharap seluruh pihak dapat
mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi dan menyelesaikan berbagai
persoalan. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan damai akan lebih baik untuk
menjaga stabilitas daerah serta kepentingan masyarakat secara luas.
Menjelang peringatan HUT
Kemerdekaan RI, Bupati memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan
sebagaimana mestinya. Anak-anak diminta tetap bersekolah seperti biasa,
sementara perkantoran dan berbagai kegiatan masyarakat diharapkan tetap
menjalankan aktivitas tanpa adanya gangguan.
Yunus menilai stabilitas keamanan
merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas
sosial dan perekonomian daerah. Kondisi yang aman dan tertib akan memberikan
ruang bagi masyarakat untuk bekerja, belajar, menjalankan usaha, serta
melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan nyaman.

Kolom Komentar Pembaca
Tuliskan tanggapan Anda mengenai berita ini: